Pembentukan Kecamatan Sukamerindu

24 Februari 2012, 04:22, dibaca 2759 kali
Share |

Tujuan kajian akademik Pembentukan Kecamatan Sukamerindu adalah sebagai bahan acuan yang akuntabel dan profesional bagi Pemerintahan Kabupaten Lahat, Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Republik Indonesia c.q. Kementerian Dalam Negeri dalam menyusun, memutuskan dan menetapkan proses dan hasil (out-put) untuk terbentuknya Kecamatan Sukamerindu sebagai pemekaran dari Kecamatan Pajar Bulan.

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pembentukan Kecamatan Sukamerindu yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Pajar Bulan berdasarkan persyaratan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan sebagai amanat ketentuan Pasal 126 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 yang berbunyi:

1. Kecamatan dibentuk di wilayah kabupaten/kota dengan Peraturan Daerah (Perda) berpedoman pada Peraturan Pemerintah.  
2. Kecamatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipimpin oleh camat yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang bupati atau walikota untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.  
3. Selain tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), camat juga menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi:  

 

a.

mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

b.

mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;

c.

mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan;

d.

mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

e.

mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan;

f.

membina penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan;

g.

melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan.

 

4.

 

Camat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diangkat oleh bupati/walikota atas usul sekretaris daerah kabupaten/kota dari pegawai negeri sipil yang menguasai pengetahuan teknis pemerintahan dan memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
5. Camat dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) dibantu oleh perangkat kecamatan dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui Sekretaris Daerah kabupaten/kota.
6. Perangkat kecamatan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) bertanggung jawab kepada camat.
7. Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) ditetapkan dengan peraturan bupati atau walikota dengan berpedoman pada Peraturan Pemerintah.

 

selengkapnya>>>

 



Komentar:

29 Mei 2013, 13:16
cheap auto insurance:
Saya sebagai warga pakidulan, sangat sependapat dengan Presedium Pembentukkan Kab. Pangandaran, Moratorium itu tidak bisa diterapkan secara parsial, berlaku untuk semua wilayah. Dari sisi aspirasi maupun kelayakan administrasi dan persyaratan lainnya terbentuknya Kabupaten Pangandaran sudah sangat layak. Saya kebertulan sebagai abdi negara di Wilayah NTT sdh 21 tahun, selama itu telah terjadi pemekaran Kabupaten sebanyak 8 Kabupaten padahal kalo dilihat dari segi potensi dan kelayakan lainnya sangat jauh dibandingkan dengan calon Kabupaten Pangandaran.Saya dukung terus,… dan berdo’a dari jauh Sepertinya masih bisa bos di edit.. soalnya salah satu peserta kita lia malah roba artikel hampir 80%…. Kalo soal pemberdayaan masyarakat kita rasa masih bisa, tapi kalo untuk menekan PNS pemda kita rasa itu nda maso di tupoksi anggota DPD… Justru sebenarnya yang ingin kita tambahkan yakni memperjelas tupoksi dari DPD soalnya kelhatan tupoksi dari DPD semuanya hampir sama dengan DPR, bahkan anggota DPD seperti tidak ada hak sama seperti anggota DPR kasarnya DPD itu cuma prong…. Bahkan disitus resmi DPD dikatakan bahwa peran/tugas DPD sangat tanggung…

15 Mei 2013, 13:31
car insurance quotes:
yah seperti saluran el Shinta yang selalu aktif mengumandangkan bahasan politik melalui suara pendengarnya yang umumnya sudah pada tua, namun politikana tidak begitu interaktif karena pada umumnya blogger lebih cenderung mencari hal – hal yang menarik, lucu, pengalaman menjelajah, makan, atau apalah asal tidak membosankan seperti politik yang diikuti oleh segelintir orang yang mampu, terlibat dan sibuk di dalamnya. Mencari wawasan, saya rasa menunggu akhirnya keputusan politik itu bagaimana saja karena proses politik diikuti oleh segelintir orang yang mampu, terlibat dan sibuk di dalamnya, tidak melibatkan banyak massa dalam pengambilan keputusannya karena sudah diwakilkan segelintir orang. Kita perlu tahu dengan baik saat kita dilibatkan atau ingin terjun di dalamnya, selebihnya hanyalah omongan warung kopi saja untuk sekedar memuaskan rasa ingin tahu, cuap – cuap, mengikuti pergaulan, ngisi waktu karena gak ada tts, sama seperti saya, yah kita juga orang melayu tho..yang hobi seperti itu, ngobrol ngalur ngidul yang penting assoy..laen sama bule yang lebih serius dan memilih topik yang dikuasai.

14 Mei 2013, 13:30
auto insurance online:
Nona Dita yang baik.Saya termasuk salah seorang anggota (member) di situs Politikana, sejak situs itu berdiri. Kebetulan seorang teman saat kuliah di Komunikasi Fisip UNS Solo dulu jadi salah seorang pendirinya. Hanya belakangan ini jarang posting di Politikana, sekalipun latar belakang pendidikan dan tempat kerja saat ini di lingkup politik. Yang masih rutin di situs Kompasiana milik grup harian Kompas.Kalau berbicara soal politik (dalam arti luas) sesungguhnya kita tidak perlu berprasangka (apriori). Hakekatnya, kita hidup saat ini sangat bersinggungan dengan politik. Bila misalnya pada tahun 2010 mendatang pajak penghasilan naik 30 %, itu juga bagian dari kebijakan politik. Atau tiba-tiba, situs jejaring sosial semacam Facebook diblokir pemerintah seperti halnya di negara Iran, juga bagian dari kebijakan politik. Singkat kata, kehidupan kita ini dipengaruhi oleh politik.Sedangkan dalam arti sempit, politik dikaitkan dengan “memperebutkan kekuasaan”. Ini sudah masuk ranah politik praktis namanya. Barangkali pengertian poitik dalam arti sempit ini yang banyak dijauhi orang. Membaca di media massa soal ini saja sudah membuat kepala pening!Namun kita juga tidak bisa menafikan, bahwa politik dalam pengertian sempit ini dikesampingkan begitu saja. Lantaran dari sini akan melahirkan politik dalam arti luas seperti saya singgung di atas. Karenanya bisa dipahami bila suatu partai politik x ingin memenangkan penguasaan di sebuah lembaga legislatif atau partai politik y mau “merebut” pucuk pimpinan eksekutif negara, lantaran darinya dapat dilahirkan kebijakan-kebijakan yang bisa jadi akan mensejahterakan rakyat. Atau sebaliknya, menyengsarakan rakyat. Yang terakhir itu bisa juga terjadi bila ada kesalahan manajemen dalam pengelolaan negara. Atau kesalahan dalam memilih figur yang tepat.Demikian sekedar tambahan saja. Oya, apa nanti kalau sudah berkeluarga situs ini akan berganti menjadi “Nyonya Dita”? He..he..he….

23 Oktober 2012, 09:09
Effendi:
maaf pak, bisa minta bab selanjutnya mengenai pemekaran distrik, makasih sebelumnya.

04 Maret 2012, 15:47
Pengelola:
Yth. Ibu Dian Trimakasih atensinya.. Kami boleh tahu untuk kepentingan apa tulisan lengkap itu? Tolong juga emailnya ya.. Trims

24 Februari 2012, 04:42
dian:
bisakah sy dptkan file bab-bab lanjutannya?? tks

Send Your Comment:

grinLOLcheesesmilewinksmirkrolleyesconfused
surprisedbig surprisetongue laughtongue rolleyetongue winkraspberryblank starelong face
ohhgrrrgulpoh ohdownerred facesickshut eye
hmmmmadangryzipperkissshockcool smilecool smirk
cool grincool hmmcool madcool cheesevampiresnakeexcaimquestion